Tabrakan Truk, Motor, Pikap di Tanon Sragen, 1 Pelajar Meninggal

Tabrakan Truk, Motor, Pikap di Tanon Sragen, 1 Pelajar Meninggal
Kondisi mobil pikap ringsek yang berada menumpang di pohon jati yang tumbang di lokasi lakalantas Jalan Sumberlawang-Gabugan, Dukuh Karang, Desa Gading, Tanon, Sragen, Rabu (15/4/2026).

Andalasinfo.com, SRAGEN — Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi di Jalan Sumberlawang–Gabugan, tepatnya di Dukuh Karang, Desa Gading, Kecamatan Tanon, Sragen, Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 15.55 WIB. Insiden yang melibatkan satu truk, satu mobil pikap, dan satu sepeda motor tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia serta dua orang lainnya luka-luka.

Berdasarkan pantauan Espos di lokasi kejadian, lakalantas melibatkan truk bak Isuzu berpelat nomor AD 8456 WY, sepeda motor Honda Beat warna hitam berpelat nomor AD 6624 ADE, serta mobil pikap Daihatsu Gran Max berpelat nomor AD 9921 E yang sedang parkir di pinggir jalan.

Akibat kejadian tersebut, truk terguling setelah menghantam mobil pikap yang parkir. Benturan keras itu juga menyebabkan pohon jati berdiameter sekitar 20 cm tumbang hingga tercabut akarnya. Posisi mobil pikap tidak terguling, tetapi berada di atas pohon jati yang tumbang dengan kondisi ringsek pada bagian depan dan bak samping kanan. Sementara truk mengalami kerusakan pada bemper dan lampu depan. Sepeda motor hanya mengalami goresan di bagian depan dan satu spion kanan terlepas.

Tim Unit Gakkum Satlantas Polres Sragen langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Truk kemudian dievakuasi ke wilayah Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang, sedangkan mobil pikap dipindahkan ke Desa Gading, Kecamatan Tanon. Sepeda motor turut diamankan menggunakan kendaraan operasional Satlantas. Lokasi kejadian berada di perbatasan Kecamatan Sumberlawang dan Tanon.

“Tadi saya mendengar suara benturan sangat keras. Saya yang berada di dalam rumah langsung keluar dan melihat terjadi kecelakaan di dekat warung nasi padang miliknya. Saya langsung mendekati lokasi dan ikut menolong korban yang ada di dalam truk. Jadi di dalam truk itu ada tiga orang, salah satunya sopir. Kaki kanan sopir sempat terjepit tetapi hanya luka ringan, sedangkan dua orang lainnya tidak apa-apa,” jelas warga setempat, Rafino Basril Candra, 25, saat ditemui wartawan, Rabu petang.

Korban Pelajar Meninggal Dunia di Lokasi

Rafi, sapaannya, mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadian. Ia hanya melihat kondisi setelah benturan terjadi. Menurut dia, truk terguling dan mobil pikap dalam kondisi ringsek di sisi utara jalan.

Ia menambahkan mobil pikap diketahui sedang parkir dan pemiliknya berada di luar kendaraan. Sopir mobil pikap mengalami benturan hingga tangan kanan patah. Sementara pengendara sepeda motor, seorang pelajar laki-laki, ditemukan tergeletak di sisi selatan jalan dalam kondisi meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Espos di lokasi, truk diduga melaju dari arah barat, sedangkan sepeda motor dari arah timur.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kasatlantas AKP Kukuh Tirto Satria Leksono saat dihubungi Espos mengaku belum menerima laporan lengkap karena proses olah TKP masih berlangsung. “Kalau sudah dapat laporan, saya kabari,” pesan singkat Kasatlantas.

Sekretaris PSC 119 Sukowati Sragen, Nengah Adnyana Oka Manuaba, mengungkapkan korban meninggal dunia merupakan pengendara sepeda motor Honda Beat bernama Nanda Nur Hidayat, 17, warga Desa Ketro, Kecamatan Tanon, Sragen.

Ia menjelaskan korban meninggal dunia mengalami patah terbuka pada kepala, luka sobek di kepala, serta pendarahan dari mulut, telinga, dan hidung, disertai luka lainnya.

Ia menambahkan korban luka patah tertutup pada tangan kanan bernama Siswadi, 45, warga Desa Gading, Kecamatan Tanon, Sragen.

“Korban meninggal dunia dievakuasi ke RSU Assalam Gemolong menggunakan ambulans NU Gemolong. Sedangkan korban patah tangan dievakuasi ke IGD RSUD dr. Soeratno Gemolong dengan menggunakan ambulans Erisa Peduli,” jelas dia.

Leave a Reply