Waspada, Tinggi Muka Air Sungai Bengawan Solo di Pos Pantau Jurug Siaga Merah

Waspada, Tinggi Muka Air Sungai Bengawan Solo di Pos Pantau Jurug Siaga Merah
Kondisi Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Bengawan Solo siaga merah di Pos Pantau Jurug sejak Rabu (15/4/2026). (Istimewa)

Andalasinfo.com, SOLO — Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Bengawan Solo masuk siaga merah dengan ketinggian TMA 8,75 meter di Pos Pantau Jurug, Jebres, Solo, pada Rabu (15/4/2026) pukul 07.17 WIB.

“Pos Pantau Jurug memasuki siaga merah dengan ketinggian 8,75 meter,” kata Petugas Pos TMA Jurug Joko Widodo alias Toyib melalui pesan Whatsapp kepada Espos, Rabu.

Menurut dia, TMA Sungai Bengawan Solo terus mengalami kenaikan dengan TMA 8,9 meter pada pukul 08.00 WIB, TMA menjadi 9,03 meter pada pukul 09.00 WIB, dan 9,09 meter pada pukul 10.00 WIB. Masih ada kenaikan air namun kenaikan air tak signifikan seperti sebelumnya.

“Kebun buah bantaran Sungai Bengawan Solo, tepatnya Pucangsawit penuh dengan air dan sampah-sampah masih berdatangan. Kemungkinan masih bertambah,” papar dia.

Sementara itu, kemacetan arus lalu lintas meluas dari yang semula di Jl Yos Sudarso perbatasan Solo dengan Sukoharjo kini kondisi Jl Brigjen Sudiarto juga turut macet.

Pantauan Espos pukul 09.15 WIB, Jl Yos Sudarso di perbatasan Solo-Sukoharjo semakin banyak dilintasi air yang meluap. Jl Sidoluhur arah Konimex tidak bisa dilintasi akibat banjir.

Ada beberapa truk yang berhenti di Jl Sidoluhur. Sementara itu, banyak pengguna kendaraan terjebak di Jl Yos Sudarso. Beberapa kendaraan nekat melintas namun kondisi jalan terendam air dengan kedalaman lebih tinggi dari mata kaki orang dewasa.

Relawan, petugas gabungan, dan warga mengatur lalu lintas. Kondisi air semakin banyak yang melintasi jalan hingga masuk ke perkampungan di Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Solo. Area yang tergenang di wilayah kampung tersebut meluas.

Sementara itu, Jl Brigjen Sudiarto yang masih lancar pada pukul 08.00 WIB menjadi macet memasuki pukul 09.00 WIB. Namun Jl Brigjen Sudiarto tak tergenang air.

Jl Yos Sudarso dan Jl Brigjen Sudiarto merupakan jalur utama masuk keluar kota. Bahkan Jl Brigjen Sudiarto merupakan jalur utama kendaraan dari arah Jawa Timur menuju Sukoharjo-Wonogiri. Petugas gabungan berusaha membantu mengatur lalu lintas.

Leave a Reply