Tegas! Malaysia Tetap Tolak Warga Israel Meski Dikritik Kongres AS

Tegas! Malaysia Tetap Tolak Warga Israel Meski Dikritik Kongres AS
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. (ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga)

Andalasinfo.com, KUALA LUMPUR — Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan negaranya tidak akan mengubah kebijakan yang melarang warga negara Israel memasuki wilayah Malaysia meski mendapat kritik dari sejumlah anggota Kongres Amerika Serikat (AS).

“Kami tidak akan mengizinkan satu pun warga negara Israel menginjakkan kaki di Malaysia,” tegas Anwar saat menghadiri kegiatan di Negeri Sembilan, Malaysia, Rabu (22/7/2026).

Anwar mengatakan sejumlah anggota Kongres AS menilai kebijakan Malaysia melarang warga Israel memasuki negara itu bertentangan dengan hukum internasional dan tidak menghormati hak-hak bangsa lain.

Namun, menurut Anwar, kritik tersebut tidak beralasan karena kebijakan itu telah diterapkan Malaysia selama beberapa dekade.

“Kami menentang kehadiran warga negara Israel mana pun, bukan orang Yahudi, tetapi warga negara Israel, karena mereka merupakan bagian dan terlibat dalam pembunuhan, kejahatan, serta penindasan dan kolonisasi yang terus berlangsung terhadap Palestina dan Gaza,” tegasnya.

Anwar: Larangan Berlaku untuk Warga Negara Israel

Anwar menegaskan kebijakan tersebut ditujukan kepada warga negara Israel, bukan kepada orang Yahudi. Menurut dia, sikap Malaysia didasarkan pada penolakan terhadap tindakan yang dinilai sebagai penindasan dan kolonisasi terhadap rakyat Palestina.

Ia mengatakan sejumlah negara mungkin memilih untuk diam atas kekejaman terhadap rakyat Palestina. Namun, Malaysia sebagai negara berdaulat berhak menentukan kebijakan luar negerinya berdasarkan prinsip kemanusiaan.

Media di Malaysia melaporkan sedikitnya delapan anggota Kongres AS mengkritik kebijakan tersebut. Mereka mendesak pemerintah Amerika Serikat meninjau kembali hubungan kerja sama dengan Malaysia sebagai respons atas larangan masuk bagi warga negara Israel.

Leave a Reply