Andalasinfo.com, SOLO — Komandan Lanud Adi Soemarmo, Marsma TNI Henri Ahmad Badawi, mengecek perkembangan kondisi kebakaran di TPA Putri Cempo Mojosongo, Jebres, Kota Solo, Sabtu (5/9/2026) pagi.
Dia didampingi Wali Kota Solo, Respati Ardi; Sekda Solo, Budi Murtono; Kepala Pelaksana BPBD Solo, Ari Dwi Daryatmo dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Solo, Herwin Tri Nugroho.
Henri dan Respati lantas mengecek langsung kondisi gunungan sampah yang masih terbakar.
“Kami meninjau situasi dan kondisi di TPA Putri Cempo, ini hari ketiga tanggap darurat, yang direncanakan berjalan 14 hari. Kita harus melaksanakan tanggap reaksi dengan cepat agar zona kebakaran tidak terus meluas,” ujar dia.
Henri menyatakan semua pihak telah bekerja keras semaksimal mungkin untuk mengatasi kobaran api di TPA Putri Cempo Solo sejak Rabu (2/9/2026) sore.
“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin dengan stakeholder yang ada, baik TNI Polri kemudian rekan-rekan relawan, stakeholder dari Pemkot Solo, sudah berjuang,” tutur dia.
Terkait kondisi api yang masih menyala hingga saat ini, menurut Henri sedang diupayakan untuk meminta dukungan water bombing lanjutan kepada TNI Angkatan Udara (AU).
“Kita masih berupaya untuk berkoordinasi dengan satuan-satuan samping, termasuk satuan atas, dalam hal ini TNI AU untuk kita meminta dukungan berupa water bombing dengan helikopter,” urai dia.
Diharapkan water bombing susulan bisa segera dilakukan supaya kobaran api tidak terus merembet. “Diharapkan dalam segera kita akan segera mendapatkan itu. Karena zonasi yang terbakar sepertinya cukup luas, sehingga bisa secepat mungkin kita bisa atasi situasi yang ada,” kata dia.
Sembari menunggu water bombing susulan, dia berkata pemadaman secara manual terus dilakukan. “Ini sedang kita lakukan koordinasi, surat sedang kita akan susulkan, semoga segera mungkin [water bombing susulan],” ujar dia.
Water bombing lanjutan tersebut menurut dia akan menyasar zona atau blok B dan C. Dengan penambahan water bombing diharapkan api bisa benar-benar padam, sehingga tidak menimbulkan asap.
Menurut Henri, selain water bombing lanjutan, perlu juga untuk dilakukan modifikasi cuaca. Diharapkan dengan modifikasi cuaca itu bisa membantu turunnya hujan buatan.
“kita akan upayakan agar kombinasi ini bisa kita laksanakan. karena dengan cuaca yang sangat terik, mudah-mudahan bisa membantu untuk pembuatan hujan buatan,” tegas dia.

Leave a Reply