Andalasinfo.com, SEMARANG — Ruas Jalan Gombel Lama di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), telah dibuka untuk umum pada Minggu (6/9/2026) malam. Perbaikan yang menyasar jalan sepanjang 1,27 kilometer itu berdampak pada penguatan struktur jalan yang diklaim mampu bertahan hingga 2076 atau 50 tahun mendatang.
Suasana di kawasan Jalan Gombel Lama tampak kembali bergeliat setelah perbaikan total rampung. Para pengendara melintas dengan tertib dan menikmati jalur yang kini jauh lebih layak dan aman pada Senin (7/9/2026) sore.
Permukaan aspal baru terlihat sangat mulus dengan marka jalan berwarna putih yang tegas dan jelas di kedua sisi. Di sisi kanan dan kiri jalan juga telah dibangun trotoar berbahan paving block lengkap dengan ubin pemandu (guiding block) berwarna kuning untuk kenyamanan pejalan kaki.
Sejumlah rambu lalu lintas berwarna kuning juga sudah terpasang jelas di pinggir jalan. Salah satunya berupa rambu simbol jalur berkelok yang mengingatkan pengendara untuk tetap waspada dan mengatur kecepatan saat melintasi turunan berbelok.
Kendati demikian, di pinggir jalan masih ada pengerjaan proyek Pakuwon Mall. Namun, proyek tersebut diklaim tidak akan mengganggu suasana dan kondisi jalan yang sudah selesai diperbaiki.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY, Alfan Noor Rizal, menyatakan perbaikan dua titik patahan atau jalan amblas akibat kondisi geografis tanah bergerak di Jalan Gombel Lama telah selesai. Perbaikan mencakup drainase dan penggunaan bore pile dengan kedalaman sekitar 28 meter, serta mini pile untuk memperkuat struktur jalan.
“Total perbaikan sekitar 4,5 bulan. Lebih cepat dari target sebelumnya tujuh bulan dengan asumsi cuaca dan lainnya,” kata Alfan saat mengecek kondisi jalan baru di Gombel Lama Semarang, Senin.
Adapun perbaikan Jalan Gombel Lama menelan anggaran sebesar Rp17,5 miliar. Meski telah selesai, BBPJN Jateng-DIY setelah ini akan melakukan pemeliharaan jalan selama satu tahun.
“Setelah ini masih ada masa pemeliharaan, termasuk pemasangan alat untuk monitoring longsor. Tapi secara kondisi, umur perencanaan jalan bisa 10 tahun. Strukturnya, termasuk jembatan, mampu 50 tahun,” klaimnya.
Kendati perbaikan jalan telah selesai, proyek Pakuwon Mall masih berlanjut di sekitar Jalan Gombel Lama Semarang. Angkutan berat dan paku bumi tampak masih berada di lokasi.
“Pakuwon bekerja sendiri, tidak berpengaruh. Namun, kami tetap koordinasi untuk memastikan tak ada [dampak] keretakan maupun kerusakan,” ucapnya.
Faris Fardianto, 49, merupakan salah satu pengguna jalan yang beberapa kali melintas di Jalan Gombel Lama. Ia mengaku senang kondisi jalan nasional tersebut sudah semakin baik dan mulus. “Senang sih, makin mulus turunnya. Terus sekarang sudah dibuka, sudah enggak macet lagi kalau sore-sore,” kata Faris.
Faris berharap umur struktur jalan benar-benar sesuai klaim BBPJN Jateng-DIY. Sebab, selama ini, setiap musim hujan tiba, aspal jalan acap kali mengelupas. “Semoga awet beneran ya. Enggak tiba-tiba aspal ngelupas, terus ditambal jadi makin geronjal,” harapnya.

Leave a Reply